Ads Top

Life With Mi Band 2


Malang. Beberapa bulan lalu Mi band ini saya beli di salah satu toko online Indonesia. Sebenarnya sudah lama saya menginginkan Mi Band 2 ini, tepatnya satu minggu sejak peluncurannya. Uangpun saya kumpulkan untuk membeli Mi Band ini.

Setelah uang terkumpul cukup, tepatnya setelah KKN (Kuliah Kerja Nyata), Mi Band ini bisa saya beli. Rasanya senang campur aduk. Kenapa, karena ini hasil dari kerja keras saya sendiri, bukan nabung dari hasil kiriman orang tua loh ya.

Setelah 3 hari dalam perjalanan, akhirnya Mi Bad ini terikat erat di tangan kiri saya. So existed bro.
Mi Band ini berbeda dengan generasi sebelumnya. Yang paling menonjol adalah layar 0.42 inci yang dibawanya, disertai dengan tombol melingkar cantik menurut saya di bagian bawah layar. Yah walaupun layarnya kecil tapi cukuplah untuk kelas Band. Lain halnya dengan smartwatch yang mempunyai layar lebih besar.

Fitur yang dibawanya pun sangat simpel sekali. Tetapi ada tambahan fitur dari Mi Band versi sebelumnya. Dimana fitur-fitur tersebut adalah watch dalam format 12 jam, sleep tracking, heartrate, pedometer atau penghitung langkah kaki, menampilkan jumlah kalori yang terbakar, pengingat apabila kita terlalu lama duduk (harus gerak), menampilkan icon notifikasi dari smartphone kita.

Kita bahas satu-satu ya. 😊

Sudah Menampilkan Jam
Salah satu alasan saya memutuskan untuk membeli Mi Band 2 ini, yaitu sudah dilengkapi dengan tampilan jam tentunya layar menjadi alasan utamanya. Layaknya seperti jam tangan, tapi bukan hanya sekedar jam biasa. Dalam keadaan standby, Mi Band hanya menampikan layar hitam.  Nah baru ketika saya ingin melihat waktu atau yang lainnya, secara otomatis layar akan menyala, fitur ini akan berjalan apabila kita menyalakan rotate wrist switch info di aplikasi Mi Fit atau dengan menyentuh tombol.

Sleep Tracking


Untuk bisa menampilkan kualitas tidur, otomatis saya harus memakainya ketika tidur. Maka Mi Band ini akan tahu kapan saya mulai tertidur dan kapan saya bagun dari tidur dengan sadar. Selain itu, Mi Band ini juga akan menampilkan berapa lama waktu saya tidur pulas dan berapa lama saya tidak pulas. Tidak pulas biasanya saya bergerak-gerak, seperti membenarkan selimut, banyak nyamuk, garuk-garuk dalam waktu lama, dan terbangun sebentar. Dalam diagram biasanya ditampilkan dengan nama light sleep, sedangkan tidur pulas dinamai dengan deep sleep.


Alrm juga saya gunakan sebagai pengingat kapan saya harus bangun, minum obat, dan lain sebagainya. Pengaktifannya bida dilakukan di dalam aplikasi Mi Fit. Ketika waktunya tiba, Mi Band akan bergetar halus untuk mengingatkan saya.

Heartrate

Fitur ini jarang saya gunakan. Hanya waktu tertentu saja saya menggunakannya. Seperti ketika lari pagi atau nge-Gym. Heartrate menampilkan kecepatan detak jantung saya selama kedua aktivitas tadi saya lakukan. Artinya detak jantung saya terekam dengan akurat selama saya berolahraga. Sangat akurat menurut saya, Karena ketika jantung saya berdetak sangat kencang melampaui batas normal, maka Mi Band ini akan bergetar memberitahu bahwa saya harus istirahat sebentar.


Pedometer

Fitur ini akan selalu merekam langkah kaki saya, berapa kali langkahan saya Mi Band ini terus menambah angkanya dengan sangat responsive. Saya memasang target dalam 1 hari saya harus berjalan minimal 50.000 steps. Apabila target saya tercapai, Mi Band ini akan bergetar dengan manampilkan icon “selamat” kepada saya. Selain itu, apabila saya terlalu lama duduk atau tidur-tiduran, Mi Band ini akan mengingatkan saya untuk berjalan atau bergerak dari tempat kita. Hebat kan, perhatian banget ini Mi Band. 😊


Nah, itulah pengalaman saya memakai Mi Band 2 selama ini. Banyak sekali manfaatnya yang bisa saya nikmatin. Seolah-olah ada yang selalu mengingatkan saya dalam hal kesehatan. 😊

Semoga bermanfaat.

1 comment:

Powered by Blogger.